Friday, November 20, 2015

Bisnis dan Goal Akhirnya

Bisnis adalah tentang membangun pribadi akhlakul karimah. Kita kehilangan uang tapi akhlak meningkat, itu lebih bagus. Daripada uang meningkat, tapi kehilangan akhlak. Karena ibadah, ilmu, menikah, lalu harta dll. Semuanya adalah untuk kesempurnaan akhlak, pada akhirnya goal/ tujuan akhir dari semua itu adalah kesempurnaan akhlak. Jadi judulnya adalah berakhlak dengan bisnis.

Bisnis itu bukan perkara uang. Uang itu udah beres aturan mah, ngga akan kemana-mana. Apa yang sudah menjadi milik kita, akan menjadi milik kita, ngga akan menjadi milik orang lain. Apa yang untuk kita ngga akan pernah meleset. Akhlaklah yang menentukan berkah atau tidak. Tugas saya bukan sibuk ngatur rezeki saya. Tugas saya itu sibuk ngatur diri supaya bisa menjemput rezeki saya dengan cara yang berkah.

Ketika sahabat bertanya pada Rasul, "Yaa Rasul kenapa engkau diutus ke bumi?" Rasulpun menjawab "Sesungguhnya aku diutus ke bumi hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak." Akhlak sudah ada tapi belum sempurna. Orang yang sukses, dermawan sudah ada. Tapi suksesnya belum sempurna. Kesempurnaan dari usaha yang dilakukan adalah akhlaklah yang dituju. yaitu tauhid, melakukan semuanya dengan lilahita'ala. Kita mencari rizki untuk orang yang kita cintai. Di dialam semua itu intinya melakukan semua karena Allah.

Karena, dengan kesempurnaan akhlalah masnusia bahagia, dengan kesempurnaan akhlaklah manusia sejahtera, dengan kesempurnaan akhlah manusia mulia, dan dengan kesempurnaan akhlaklah manusia selamat. Jadi jika kita ingin bisnis bagus, segala bagus, maka berlomba-lombalah untuk menjadi orang yang berakhlakul karimah. Maka ketika kita bertemu dengan rezeki kita, kita jauh lebih bernilai dari rizki yang kita dapat. Karena kita benar menjemput rezeki kita, kita bisa mendapt kemuliaan. Itulah hakikat bisnis.
Share This

No comments:

Post a Comment

Contact Us

Contact Form

Name

Email *

Message *

Published By Gooyaabi Templates |Powered By Blogger